oleh

Longboat dari Serui Kehabisan BBM dan Bocor

-Manokwari-77 views

MANOKWARI-Dua perahu motor (longboat) yang berangkat dari Serui tujuan Manokwari mengalami masalah dalam perjalanan. Dua longboat mengangkuat keluarga besar berjumlah 18 orang beberapa di antaranya anak-anak kehabisan bahan bakar di sekitar perairan Kabupaten Manokwari Selatan.

Longboat sempat terombang ambing di lautan beberapa jam lamanya. Para penumpang ke Manokwari untuk menghadiri peringatan HUT Pekabaran Injil di Tanah Papua ke-165 di Pulau Mansinam 5 Februari.

Beruntung masih ada sinyal di tengah laut, sehingga salah satu penumpang mencoba menghubungi keluarganya Serka Alex Waroy anggota Kodim 18/01 Manokwari. Serka Alex Waroy kemudian melaporkan kejadian ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari.

Kepala Basarnas Manokwari George Mercy Randang kepada wartawan mengatakan, setelah mendapat laporan, jajarannya langsung bergegas menyiapakan personal dan peralatan untuk  mencari serta melakukan evakukasi para korban.  Dua longboat yang ditumpangi, kehabisan bahan bakar dan satunya bocor.

Randang mengatakan, dua longboat bertolak bersamaan ke Manokwari,  1 Februari 2020 pukul 03.30 WIT dini hari. “Satu perahu mengalami mati mesin karena kehabisan bahan bakar, perahu lain mengalami pecah serta bocor pada lambung perahu. Insiden tersebut mengakibatkan perahu mogok dan terapung disekitar perairan Manokwari Selata,’’ ujar Randang.

Kantor Basarnas Manokwari mendapat laporan tanggal 01 Februari 2020 pukul 19.42 WIT tentang kejadian tersebut dari salah satu keluarga penumpang atas nama. Kakansar bertindak sebagai SMC (Sar Mission Coordinator) memerintahkan Kasubsi Operasi sebagai OSC (On Scene Coordinator) untuk segera memberangkatkan tim Rescue untuk mengevakuasi para penumpang. Tim Sar Gabungan jumlah personil 18 orang menggunakan  kapal KN SAR Kumbakarna dan satu RIB menuju lokasi dengan membawa peralatan evakuasi.

Randang menuturkan, tim tiba di lokasi sekitar pukul 22.20 WIT. Kemudian tim RIB berhasil menemukan dan mengevakuasi perahu yang kehabisan BBM dengan jumlah penumpang 12 orang dalam kondisi selamat dan langsung dievakuasi ke KN Sar Kumbakarna untuk kemudian dibawa beserta perahu ditarik ke dermaga Cokran Manokwari.

Tim di RIB kembali mencari satu perahu karena posisi kedua perahu yang hanyut terbawa arus tidak berada di tempat yang sama. Tim berhasil menemukan perahu bocor pukul 01.15 WIT setelah melakukan pencarian cukup lama. Longboat yang alami kebocaran pada lambung  berpenumpang 6 orang.

“Longboat yang bocor  ditarik ke perairan dangkal di Distrik Tanah Rubuh kemudian diturunkan jangkar karena tidak memungkinkan untuk ditarik menggunakan RIB hingga Manokwari,” ujarnya.

KN Kumbarna yang membawa 18 penumpang dievakuasi  lewat dermaga Cokran pukul 01.53 WIT. Para korban juga diperiksa kondisi kesehatannya oleh medis.

Kakansar Manokwari turut memantau keadaan para korban. Seluruh Korban yang terdiri dari 6 perempuan, 9 laki-laki dan 3 anak dalam kondisi selamat selanjutnya dibawa oleh keluarga.

Adapun 18 penumpang dua longboat,  Ance (30 tahun), Inur (40),  Ela (16), JK (16),  Yoke (50), Uge (27),  Agu Numberi (14), Desi (21), Aldo (7 tahun), Dai Awari (10), Welson (3), Napoleon (40), Yahya (60), Ambel (14),  Yoser (25), Patris (25), Pater (25), Tomas (21), Timo 28 tahun.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed