oleh

6 Bayi Lahir di Tanggal Cantik

AIMAS-Minggu (02-02-2020) merupakan hari yang ‘istimewa’, tanggal yang cantik, tak sedikit warga yang berharap bisa mengabadikan momen-momen kebahagiaan di tanggal cantik ini, entah itu tunangan, lamaran, pernikahan. Demikian juga dengan lahiran, tanggal cantik ini dipilih sebagian orang. Bila tidak melahirkan secara normal, melahirkan di hari yang ‘istimewa’ ini juga bisa dengan bedah cesar. 

Di RSUD Sele Be Solu dan RS Herlina Kota Sorong, 6 orang bayi dari 2 RS tersebut lahir di tanggal cantik, 02-02-2020. Empat bayi lahir di RSUD Sele Be Solu, sementara 2 bayi lainnya lahir di RS Herlina. Berdasarkan informasi dari Bidan yang bertugas, 4 bayi yang dilahirkan di RSUD Sele Be Solu dengan selamat, 3 bayi diantaranya dilahirkan secara normal, sementara 1 bayi dilahirkan melalui bedah cesar.

“Ada 4 bayi untuk hari ini, 3 lahir normal ada yang sudah pulang juga, 1 dilahirkan secara cesar,” terang bidan yang enggan dimediakan namanya. Sementara itu, 2 bayi yang dilahirkan di RS Herlina, lahir secara normal dan selamat. Orang tua yang telah menjalani proses bersalin, dipindahkan ke ruang rawat inap untuk sementara waktu. 

Salah seorang ibu rumah tangga (IRT), Nurul Fadhilah menganggap hari lahir di tanggal cantik tanpa direncanakan, merupakan rejeki bagi keluarga, karena jarang didapati kelahiran di tanggal cantik, kecuali menjalani bedah cesar. “Kalau lahiran di tanggal cantik, berarti rejeki, karena kalau mau lahiran di tanggal cantik biasanya harus cesar,” ucapnya. 

Ibu dua anak ini menilai, tanggal lahiran merupakan urutan kesekian, yang terpenting saat melahirkan, ibu dan anak selamat dan sehat tanpa kekurangan suatu apapun. “Kalau bagi saya, yang penting anak dan ibu bisa selamat dan sehat,” ucapnya. 

Selain momentum lahiran, tanggal cantik tanggal 02-02-2020 juga dimanfaatkan para instruktur senam di Kota Sorong bersatu untuk mengadakan senam bersama dengan tujuan penggalangan dana untuk membantu instruktur senam senior, Meita Meimovin yang sedang menjalani perawatan intensif di Makassar karena sakit cancer.

Senam bersama yang berlangsung di Kantor RRI diikuti sejumlah sanggar senam seperti Arian Club, Mandiri Club, SSC, Intenz dan lainnya. Senam bersama berlangsung Minggu (2/2) sore, diikuti antusias para peserta. Senam bersama ini menunjukkan kepedulian sesama, khususnya dalam membantu proses penyembuhan instruktur senam Meita Meimovin. (nam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed