oleh

Walikota Drs Ec Lambert Jitmau, MM Soal Relokasi Pasar Sentral Remu

Rencana untuk meratakan Pasar Sentral Remu guna direlokasi ke Pasar Modern Rufei sudah lama didengungkan. Di awal tahun 2020 ini, rencana itu kian  menguat setelah Pasar Modern siap ditempati dan akan diresmikan pada Februari bulan depan. Dari kabar yang berkembang, benarkah eks Pasar Sentral Remu akan dijadikan untuk kepentingan pengembangan Bandara Domine Eduard Osok ?. Untuk menjawabnya,  berikut petikan wawancara Radar Sorong dengan Walikota Drs Ec Lambert Jitmau, MM.

   Pasar Sentral Remu sampai saat ini masih jadi pasar andalan masyarakat Sorong, apakah sudah pasti  akan diratakan ? 

 Lambert Jitmau tetap Lambert Jitmau. Di dunia ini tidak ada pemerintah yang menyusahkan rakyat. Pemerintah yang mengatur sesuatu untuk rakyat.  Lambert Jitmau ini sudah yang pernah dikejar dengan kaluway di Bandara DEO. Saya bukan ikan. Kaluwai  dibuat untuk ikan-ikan, tapi waktu itu Bandara DEO itu orang kejar saya pakai kaluway, mau tikam saya. Saya mau  tanya, apakah hari ini pakai kaluway kejar saya  tidak.  Orang yang kejar saya dengan kaluway itu sekarang dia nikmati fasilitas di bandara . Jadi intinya  pemerintah tidak bisa menyusahkan rakyat tapi pemerintah pasti akan mengatur rakyat. Saya atur mereka di 2 tahun sisa ini. Saya gosok.  Tapi saya atur mereka, itu aja, bersabar.

 Kapan actionnya ?

  Untuk actionnya tunggu, kabag umum, protokoler, pihak terkait saya sudah tunjuk koordinasi dengan Kadis PU  kami akan lakukan studi banding ke beberapa pasar yang dikelola oleh Pemda- Pemda  tertentu yang sudah sama atau hampir sama dengan Pasar Modern Rufei.  Kita tidak langsung masuk,  tapi kita lakukan studi kelayakan dan studi banding dulu , managemennya seperti apa, itu yang akan kami terapkan. Jadi sebelum peresmian, bulan Februari, kami harus studi banding dulu.

 Untuk relokasi ke Pasar Modern, apakah pembagian kios/los terhadap pedagang di Pasar Remu sudah siap?

 Itu masalah kecil, nanti walikota yang atur.

 Ada keresahan di kalangan pedagang, jangan sampai mereka ada yang tidak dapat tempat ?

Oh tidak, itu tidak.  Jangan dengar kata-kata dari luar. Dengar kata-kata  dari walikota. Walikota tidak banyak hanya, hanya 1 nama Lambaert Jitmau. Nanti 2022 baru ganti siapa ka.  Untuk sementara saya punya managemen, saya punya kewenangan untuk mengatur itu.

  Dalam relokasi ke Pasar Modern Rufei, dijamin pedagang di Pasar Remu pasti semua dapat tempat  ?

Saya punya harapan, kerinduan seperti itu. Pasar itu ada  dua kelompok. Ada pembeli dan penjual. Ada pembeli dan penjual itu akan terjadi transaksi ekonomi yang bagus. Kalau ada pasar,ada produk,ada pelaku pasar dan juga ada konsumen. Ini akan terjadi keramaian di suatu tempat. Jadi jangan bagi-bagi , nanti kekuatan keramaian itu semakin lemah dan akhirnya membuat pasar tidak maksimal. Jadi diharapkan akan diatur. Pasar itu akan diatur itu. Kan kita ada lantai 2, ada sisi kiri kanan masih ada, ada pasar mama-mama, nanti saya atur sebaik mungkin. Saya ini bapak, mengasihi semua anak-anak di kota ini. termasuk mereka yang ada di pasar itu , maukah kita seperti itu. Pertanyaan saya, apakah kita mau menggunakan kondisi pasar yang semrawut  seperti itu, nanti orang bilang apa. Pasar kotor, pelaku bisnis kotor, apalagi  walikota, walikota kotor, apa mau disebut seperti itu. Jadi kita  harus bangun pasar itu bagus.

Bagaimana konsep planning  Pasar Sentral Remu ? 

 Saya punya kerinduan, pasar itu  (Pasar Remu, Red) akan dibangun. Dibangun  dua  sampai tiga lantai. Ada pasar khusus menjual hasil pertanian atau hasil bumi. Jadi di Pasar Remu  itu harus keluar dulu , bersih, baru saya  gusur dia rata, kita timbun dia bagus setelah itu di gambar master plant baru kita bangun. Kan begitu, tidak harus selamanya APBD, jadi kita tawarkan ke pusat. Tinggal walikota yang gantikan saya nanti, mampu ngga.  Kan begitu, berani tidak. Kalau hanya berani berbicara boleh, tapi berbuat belum tentu semua orang lho.

   Bagaimana memaneg  lokasi Pasar Remu setelah diratakan nanti ? 

 Itu persoalan nanti. Yang penting mereka layak dulu lah. Dapat  tempat sana sini. Kita gusur dia rata. Kita tata dia dan kita bangun. Lengkap dengan terminal supaya yang saya harapkan itu, di unjung kota/ bagian barat dan ujung kota bagian timur, harus ada pasar yang bagus lengkap dengan terminal. Supaya kendaraan ke sana kemari, jangan parkir sembarang. Dan Dispenda juga tidak boleh menarik retribusi atas kendaraan yang parkir sembarangan. Retribusi parkir yang ditarik itu diharapkan pemerintah harus menyiapkan fasilitas jasa. Dalam hal ini adalah parkiran. Tapi kalau lari kejar-kejar, wah nda bis aitu. Pungli itu.

Ada Info, setelah diratakan lokasi eks Pasar Remu akan dipakai untuk perpanjangan runway Bandara DEO, tanggapan Anda?

 Tidak, tidak, itu (lokasi Pasar Remu)  tetap akan dibangun pasar. Akan digusur tetap akan dibangun pasar. Akan terjadi kepadatan di sana. Harus berimbang. Supaya kita bagi mungkin yang tinggal di  Sorpus dan wilayah Sorong Barat, mereka bisa  mendapat pasar yang di sana. Yang wilayah  Timur, dapat pasar di sini (Pasar Remu,Red).  Itu kan mimpi saya seperti itu. Jadi saya kira akan bisa  terjadi, tapi karena walikota tinggal 3 tahun kurang 2 bulan, nanti yang ganti saya yang meneruskan. Tapi saya akan kasi tanda untuk yang meneruskan.

  Untuk membangun kembali Pasar Remu, siapa sumber utama yang diandalkan dapat membantu?

  Jadi Pasar Remu secepatnya akan saya bongkar, dan saya tawarkan. Saya pasti akan ketemu presiden. Bapak yang bangun dan serahkan ke masyarakat. Dulu bapak pernah masuk ke pasar itu kok. Di hutan-hutan yang bapak tidak pernah masuk sekarang sudah bangun jalan bagus-bagus. Tapi Pasar Remu  yang bapak su masuk 2 kali , sudah masuk kampanye, kemarin belanja ikan di tempat yang busuk-busuk itu bapak mau  kami busuk terus, tidak lah. Itu akan saya tawarkan kepada beliau untuk bangun. Bangun pasar itu kan tidak sampai ratusan miliar paling 50- 60 miliar.

  Berarti nanti Pasar Remu akan dibangun kembali dengan megah ya ?

 Akan megah, akan menjadi icon di Kota Sorong. Ada icon di Pasar Modern, ada icon di Pasar Remu dan ada icon di Reklamasi Pantai.

  Pasar Modern direncanakan diresmikan bertepatan dengan HUT Kota Sorong tanggal 28 Februari, berarti sudah bisa  langsung digunakan ya ?

 Diresmikan itu berarti didalamnya sudah ada isi. Ada pelaku bisnisnya, ada pamerannya, datang bawa uang untuk belanja di sana. Semua akan diatur oleh ibu Kabag Protokoler.  (rosmini)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed