oleh

Buang Bayi ‘Haram’, Pasangan ABG Diciduk

JAYAPURA-Satuan Reskrim Polsek Abepura menciduk sepasang kekasih yang masih ABG (Anak baru gede) karena membuang bayi berjenis kelamin wanita hasil hubungan seks diluar nikah di Jln. Baru Tembus Kantor Otonom Kotaraja, Selasa (28/1).

Penangkapan pasangan kekasih ABG ini bermula saat anggota Reskrim Polsek Abepura yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Abepura Iptu Jetny L. Sohilait,SH melakukan penyelidikan atas Laporan Polisi Nomor: LP / 134 / I / 2020 / Papua / Res Jpr Kota / Sek Abepura Tanggal 28 Januari 2020 tentang penemuan bayi di Jalan Baru Tembus Kantor Otonom Kotaraja.

Anggota Reskrim Polsek Abepura bergerak melakukan pencarian terhadap pelaku yang tega membuang bayinya, dengan mendatangi rumah sakit dan puskesmas di wilayah hukum Polsek Abepura. Tim yang dipimpin Iptu Jetny L. Sohilait,SH kemudian mendatangi Rumah Sakit Abepura dan melihat daftar pasien RS. Abepura.

Tim menemukan seorang pasien berjenis kelamin perempuan berinisial LL di ruang bersalin RS. Abepura dalam keadaan sedang mengalami pendarahan setelah melahirkan di rumah, namun bayi dari pasien tersebut tidak dibawa ke RS. Abepura. Tim kemudian menuju ke ruang bersalin dan MF yang sedang menunggu di depan ruang bersalin,  sementara LL sedang dirawat di dalam ruang bersalin dalam keadaan masih lemas.

Anggota Reskrim kemudian mengamankan dan membawa MF ke Polsek Abepura untuk dimintai keterangan. MF mengakui perbuatannya, bersama-sama dengan LL membuang bayi berjenis kelamin perempuan di Jalan. Baru Tembus Kantor Otonom pada Selasa (28/1) sekitar pukul 05.30 WIT. “Pelaku juga mengakui bahwa dirinya dan LL membuang bayinya karena tidak sanggup untuk membiayai, serta dengan alasan bahwa LL belum siap untuk menikah,” jelas Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Mustofa Kamal kepada wartawan, Rabu (29/1).

Kamal menambahkan, bayi yang ditemukan sementara masih dirawat di RS. Bhayangkara Kotaraja dan masih dalam keadaan hidup, namun masih perlu mendapat perawatan medis karena dehidrasi. Sementara itu, pelaku berinisial LL yang merupakan ibu bayi ‘haram’ tersebut masih dirawat di ruang bersalin RS. Abepura karena pendarahan. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed