oleh

Peduli Lingkungan, BMPD Sorong Raya Tanam Pohon

-Metro-464 views
BMPD Sorong Raya, bersama Kepala Dinas PPLH dan pihak KPHL Kota Sorong.

SORONG-Peduli dengan lingkungan Kota Sorong, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sorong Raya pada Sabtu, (7/12/2019) melakukan penanaman pohon bersama Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) dan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Kota Sorong di belakang Vihara Buddha Jayanti tepatnya di kawasan hutan lindung, gunung daerah resapan air yang merupakan hutan konservasi.

Penyerahan bibit pohon oleh Ketua BMPD, Muh. Iduan Arafah kepada Dinas KPHL.

Selain itu, organisasi yang tergabung dari berbagai perbankan Sorong Raya ini memberikan ribuan bibit pohon  Trembesi dan ribuan bibit pohon Sengon dan serta ribuan polybag kepada 

Menurut, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Papua Barat, Donny Heatubun bahwa apa yang dilakukan pihak perbankan yang tergabung dalam BMPD bersama Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan KPHL Kota Sorong nantinya diharapkan menjadi suatu gerakan yang positif, khususnya di Kota Sorong maupun di kota dan kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Papua Barat ini.

Kepala Kantor Perwakilan BI PB, Donny Heatubun menyerahkan polybag kepada Dinas KPHL.

“Terima kasih dengan inisiasi atau langkah kecil ini, kita harapkan hasil yang bisa kita dapatkan dengan kondisi lingkungan ataupun cuaca yang benar-benar ingin dicapai oleh Provinsi Papua Barat menjadi provinsi konservasi,” katanya. 

Penanaman pohon oleh Ketua BMPD Sorong Raya dan pihak Bank Mandiri.

Sementara itu, Ketua BMPD Sorong Raya, Muh. Iduan Arafah menjelaskan bahwa BMPD melaksanakan kegiatan menanam pohon atau melakukan penghijauan dengan tema “Go Green Kota Sorong” ini merupakan kegiatan BMPD Sorong Raya mendukung kegiatan Pemerintah Kota Sorong khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan didukung oleh Ikatan Notaris/PPAT Wilayah Papua Barat. 

Penanaman pohon oleh Kadis PPLH, Julian Kelly Kambu.

“Semoga apa yang di tanam disebarkan tadi kita ada penyerahan 16 ribu bibit Trembesi dan 6 ribu bibit Sengon dan 15 ribu polybag harapannya nanti ini menjadi berkah buat Kota Sorong juga. Kami harapkan masing-masing perbankan bisa menindaklanjuti di setiap kegiatan menyisihkan kegiatan seperti ini yang bermanfaat jadi kehadiran mereka terus dirasakan manfaatnya buat Kota Sorong,” jelasnya. 

Kepala Dinas PPLH, Julian Kelly Kambu menanam pohon bersama BM Panin Bank Rusdi.

Kepala Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Sorong,  Julian Kelly Kambu, ST, MSi  mengucapkan terima kasih atas partisipasi dari seluruh perbankan yang tergabung dalam BMPD Sorong Raya.

Menurutnya, ini merupakan langkah awal yang baik untuk bertanggung jawab sebagai warga Kota Sorong bekerja sama menjaga kawasan yang ada ini. “Kawasan ini sebagai kawasan resapan air, sebagai kawasan produksi oksigen sehingga kota kita tidak panas. Jadi gunung-gunung ini bukan hanya ditempatkan Tuhan di sini, tetapi gunung ini ada maksud Tuhan bahwa di bawah gunung bagiannya adalah air jadi kita harus menjaga karena tidak ada mata air yang mati,” tegasnya. 

Kepala Dinas PPLH, Julian Kelly Kambu  saat menunjukkan spanduk Go Green Kota Sorong.

Kadis PPLH juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kepala BI Perwakilan Papua Barat. “Kami  pemerintah kota meminta dukungan pimpinan  Bank Indonesia kedepannya untuk bisa diprogramkan dalam CSR mereka. Mungkin di tahun 2020 kita kembali ke tempat sini dalam jumlah yang besar yang diprakarsai oleh pihak perbankan mungkin kita bersama-sama menggandeng Bapak Gubernur Papua Barat untuk mewujudkan mimpi besar menggerakan warga kota untuk melakukan perubahan dan mewujudkan provinsi konservasi atau provinsi berkelanjutan yang telah diprakarsai oleh Provinsi Papua Barat,” katanya. 

Kepala Dinas PPLH, Julian Kelly Kambu bersama BMPD Sorong Raya.

  Kemudian Kepala Seksi Perlindungan dan RHL di KPHL Kota Sorong, Yohan P, menambahkan bahwa KPHL sangat apresiasi karena telah peduli di kawasan hutan lindung yang sempat terjadi kebakaran lahan dan pihaknya berharap kegiatan menanam pohon tersebut ditindaklanjuti dengan pemeliharaan. 

  “Kami berharap kegiatan ini agar diteruskan dan dilakukan pemeliharaan sehingga menghasilkan buah yang bisa dinikmati karena selama ini kita lihat, hanya melakukan penanaman saja sehingga banyak tanaman yang mati,” pungkasnya. (zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed