oleh

Antisipasi WNA Illegal, Lantamal XIV Patroli Laut

-Metro-70 views

SORONG- Guna menjaga dan meningkatkan keamanan laut di perairan Sorong, Komandan Lantamal XIV Brigjen TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani menggelar patroli gabungan di perairan wilayah Kota Sorong dengan menggunakan 3 Sea Rider milik Lantamal XIV, KSOP Sorong, dan Polairud Polda Papua, dengan titik awal di Dermaga Lantamal XIV.

Menurut Danlantamal XIV, kegiatan yang dilaksanakan untuk mengantisipasi masuknya Warga Negara Asing (WNA) illega ke dalam Indonesia melalui jalur laut menggunakan kapal, karena tidak adanya pelaporan kepada KSOP Sorong, maka pihaknya akan melakukan periksaan.

“Apabila tidak diawasi akan sangat mengkhawatirkan bila dokumen-dokumen yang dimiliki kapal tersebut tidak lengkap, maka dari itu kami bersama-sama instansi maritim untuk segera mengecek dan meyakinkan bahwa mereka melakukan kegiatan di perairan laut Sorong secara legal,” jelas Komandan Lantamal XIV kepada Radar Sorong dalam release, Minggu (1/12).

Pada patroli laut gabungan tersebut, Danlantamal XIV Brigjen TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani, juga turut serta ke lapangan langsung untuk mengecek kapal-kapal yang ada di perairan Kota Sorong didampingi Kadiskum Lantamal XIV Letkol Laut (KH) Abdul Halid Sabale, S.H., Paban Renpuanpotmar Spotmar Mayor Laut (P) M. Toni, dan Dirpolair Sorong AKBP Eko Irianto.

 Ikut serta personel dari Satrol Lantamal XIV, Intel Lantamal XIV, Kopaska Koarmada III, Polairud Polda Papua, Imigrasi Sorong dan KSOP Sorong. Adapun kapal yang diperiksa di Perairan Kolam Bandar Kota Sorong diantaranya Kapal Yacht S/Y ilya GT.13, Kapal Muatan Blue Manta, kemudian dilanjutkan ke perairan Tampa Garam Kota Sorong untuk memeriksa kapal TB Persada lll.

Usai melaksanakan patroli gabungan, Danlantamal XIV mengungkapkan, pihaknya  telah melaksanakan patroli bersama, di 3 alat apung yaitu kapal-kapal dengan mengecek kelengkapan surat-surat yang ada dan data-data imigrasi yaitu passport. Sejauh ini belum ditemukan indikasi yang membahayakan bagi kemanan di perairan khususnya yang dapat berimbas di darat.

“Jadi tidak ada infitran atau upaya-upaya dari pihak-pihak asing yang tidak bertanggung jawab yang mengganggu di perairan laut Sorong,” tandasnya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed