oleh

Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen Film-kan Anak Sorong

Guna memproduksi film yang diangkat dari kisah nyata anak Kota Sorong yang sukses di luar Kota Sorong, pasangan selebritis Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen, menyambangi Kota Sorong untuk bertemu dengan Wali Kota Sorong, Drs. Ec Lambert Jitmau, MM di Kantor Walikota Sorong, Rabu (11/9). 

Pertemuan bertujuan untuk meminta izin dari Wali Kota Sorong guna melakukan casting dan syuting film di wilayah Kota Sorong yang akan diproduksi di rumah Produksi Alenia Pictures yang didirikan oleh Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen. 

Menurut Nia Zulkarnaen, tujuan ia datang ke Kota Sorong bersama dengan Alenia Pictures serta salah satu putra asli Kota Sorong, Vier Abdul Jamal. “Kedatangan kami ke sini dalam rangka survei dan kemudian akan datang lagi untuk casting mencari pemain-pemain berbakat dari Sorong untuk ikut bermain dalam film yang akan diproduksi oleh Alenia Pictures yang diangkat dari kisah nyata,” jelasnya kepada wartawan.

Film yang akan dibuatnya, diangkat dari kisah nyata anak yang berasal dari Kota Sorong,  berhasil menjadi pengusaha bahkan disebut sebagai legenda pasar modal Indonesia. Ari Sihasale mengatakan latar belakangnya masih ia rahasiakan, maka wajib untuk menontonnya. “Nanti disaksikan,” ujar Ari Sihasale seraya tersenyum.

Nia menambahkan, karena ini masih tahapan awal, sehingga ia harus meminta izin kepada Pemda terkait, kemudian melakukan survey ke beberapa tempat seperti Kota Sorong, Pulau Doom, Raja Ampat, Teminabuan dan lain sebagainya, untuk mengangkat semua potensi lokal yang ada di Sorong Raya ini. “Yang pastinya Vier merupakan sosok inspiratif yang luar biasa dan merupakan putra Sorong Papua yang sudah berhasil dan bisa menjadi contoh yang baik dan menjadi motivasi untuk anak-anak Indonesia khususnya anak-anak Papua untuk bisa tidak hanya mempunyai mimpi tetapi meraih mimpi atau dengan mewujudkan impian mereka menjadi orang yang sukses seperti vier,”terangnya.

Vier Abdul Jamal yang kisahnya akan diangkat dalam film garapan Ari dan Nia, mengaku bangga bisa tumbuh dan besar di Kota Sorong,  menamatkan sekolah dasar, SMP dan SMAnya di Kota Sorong. “Saya melihat dengan diangkatnya film kisah nyata ini bisa menjadi inspirasi karena  dulu saat saya meninggalkan Sorong dengan mimpi yang besar semua orang meragukan dan mempertanyakan “Bisa kah”,” ujarnya.

Akhirnya tambah Vier, dirinya bisa menunjukkan dan bisa sukses setelah menamatkan sekolahnya di Amerika Serikat dan kemudian menjadi penasehat orang terkaya nomor 9 di dunia. Setelah itu, ia kembali ke Indonesia dan juga aktif di pasar modal. Ia menggandeng Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen, sebab mereka selalu membuat film yang berkaitan dengan anak-anak Papua dan tidak sulit bagi mereka untuk mengetahui karakter penduduknya. “Saya ingin film ini bisa menjadi contoh inspirasi bagi generasi muda bahwa kita bisa dan anak Papua bisa untuk menjadi sukses. Syaratnya, tekad kuat dan tinggalkan Kota Sorong mencari sehingga kembali ke sini guna membangun Sorong,” pungkasnya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed