oleh

Kasus BBM 8 Ton, Penyidik Datangi Saksi Ahli

KAIMANA – Bahan Bakar Minyak (BBM) 8 ton yang disita oleh petugas dari Polda Papua Barat beberapa waktu lalu. Saat ini proses hukumnya ditangani oleh Polres Kaimana, maka penyidik dari Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kaimana, mendatangi dua saksi ahli di Jakarta. Dua saksi ahli tersebut dimintai keterangan, terkait dengan alat angkut yang digunakan oleh pihak perusahaan untuk memuat BBM.  

“Penyidik sudah melakukan pemeriksaan dua saksi ahli, yaitu ahli hukum pidana dan dirjen migas. Untuk hasil pemeriksaan terhadap dua saksi ahli ini, akan dibahas di dalam gelar pekara bersama yang akan kami lakukan dalam waktu dekat ini,”Jelas Kapolres Kaimana AKBP. Robertus A Pandiangan, melalui Kanit Tipiter Polres Kaimana Ipda. Dristica Brian, S. Tr. K, diruang kerjanya Selasa (10/9). 

Dikatakan, untuk hasil pemeriksaan dua saksi ahli hasilnya akan diputuskan didalam gelar perekara, yang akan melibatkan semua perwira di Polres Kaimana. Karena hasil pemeriksaan tersebut, harus mendapat pertimbangan dari semua perwira dan penyidik yang ada di Polres Kaimana. 

“Hasil pemeriksaan ahli, akan kita putuskan dalam gelar perkara, terkait fakta – faktanya. Karena harus mendapat pertimbangan dari penyidik – penyidik Polres,”katanya

Brian juga mengatakan, jika pihaknya akan melakukan pemeriksaan tambahan terhadap pihak perusahaan, sebagai pemilik BBM 8 Ton tersebut. Menurut Brian, jika penyidik sudah melakukan koordinasi dengan pihak perwakilan perusahaan terkait dengan pemeriksaan tambahan nantinya. 

“Untuk pemeriksaan saksi – saksi semua sudah lengkap, akan tetapi kami juga akan melakukan pemeriksaan untuk BAP tambahan. Untuk pemeriksaan tambahan ini, nantinya kami akan memeriksa kembali pihak perwakilan perusahaan,” katanya. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed