oleh

20 Tahun Wisata di Kota “Tak Berkembang”

-Metro-51 views

Sudah dua dekade atau 20 tahun lamanya, Wisata di Kota Sorong tidak mengalami perkembangan yang signifikan, hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Sorong, Anton Sagrim . Padahal Kota Sorong  merupakan gerbang masuk tanah Papua, sehingga dirinya berharap Pemkot Sorong melalui  Wali Kota Sorong dapat menyisihkan dana guna mengembangkan dan fokus juga pada wisata di Kota Sorong.

“Wisata di Kota Sorong  tidak banyak yang muncul atau belum terangkat. Padahal, wisata merupakan sumber penerimaan PAD yang cukup besar. Sedangkan bidang lainnya hanya tambahan,”jelas Kadis Pariwisata

Menurutnya, jika Dinas Pariwisata Kota Sorong memiliki dana, maka dapat digunakan membangun dan mengembangkan wisata, karena 20 tahun wisata di Kota Sorong belum berkembang, hanya satu tempat saja yakni Hutan Manggrove,itupun menggunakan dana pusat. Sehingga diharapkan di tahun depan, Pemkot Sorong dapat fokus juga dalam pengembangan wisata.

 “Mungkin tempat parkir mobil atau truk di Km 8, akan dibersihkan dibangun tembok dan dilukis Budaya Papua, khususnya Moi sehingga Bandara terlihat indah dan bersih,”terangnya.

Anton menambahkan, adanya pandemi Covid-19 ini, sebanyak 28 hotel di Kota Sorong tutup, ini menjadi beban besar, karena bertambah lagi pengangguran karena  beban managemen perusahaan khususnya perhotelan yang tentunya tidak bisa menghidupi karyawan karena tidak ada tamu. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed