oleh

20 Tahun Mendatang, Putra Papua jadi Panglima Koarmada III

-Metro-109 views

SORONG-Usai dinyatakan lulus dalam seleksi penerimaan Calon Prajurit Bintara dan Tamtama TNI AL, 200 Siswa pendidikan pertama Bintara dan siswa pendidikan Tamtama (Dimaba dan Dikmata) TNI AL Program khusus Papua tahun 2020 mengikuti pendidikan di Koarmada III, Katapop Kabupaten Sorong. Pendidikan tersebut akan berlangsung selama 6 bulan lamanya. 

  Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan  AL (Dankodiklatal), Laksamana Muda TNI Nurhidayat menjelaskan, tujuan pendidikan Dikmaba dan Dikmata adalah untuk mendidik dan membekali Caba dan Catam TNI AL menjadi prajurit yang berjiwa prajurit Sapta Marga, memiliki kesehatan jasmani sesuai standar TNI, pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan serta matra laut, sehingga mampu melaksanakan tugas sebagai Bintara dan Tamtama TNI Angkatan Laut pengawal Kapal Perang.

“Pendidikan ini akan dilaksanakan selama 6 bulan yang terbagi dalam tiga tahap tahap yang pertama pendidikan dasar keprajuritan selama 3 bulan, tahap kedua pendidikan dasar golongan selama 1 bulan dan tahap ketiga pendidikan dasar golongan lanjutan selama 2 bulan,”jelasnya usai memimpin upacara Pembukaan pendidikan Siswa Dikmaba dan Dikmata TNI AL Program Khusus Papua angkatan Tahun 2020 di Lapangan Upacara, Koarmada III Katapop, Sabtu (1/8).

Ia menyebutkan, proses pendidikan di sini (Sorong,Red) sama seperti dengan di Surabaya, hanya saja di Surabaya ada fasilitas lain, selain kapal seperti bentuk simulator, di kelas dan di ruangan yang menyerupai di kapal. Tapi, karena di sini  belum ada maka mereka langsung berada di Kapal selama 4 bulan. Sehingga mereka akan menjadi lebih baik dan mereka akan didampingi para pelatih dan pengawak kapal Perang,”terangnya seraya menambahkan, standar pendidikan di Koarmada III sama seperti di Surabaya.

  Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Sorong, Drs. Ec Lambert Jitmau, MM pun berterima kasih kepada Panglima Koarmada III yang hadir di Sorong dan memiliki kepedulian terhadap orang Papua, dimana telah merekrut dan saat ini akan mengikuti pendidikan. Ini merupakan hal  yang membanggakan Pemerintah Daerah, sebab tanggung jawab akan Negara Indonesia ini bukan hanya TNI/Polri namun seluruh stekeholder.

 Lambert pun berpesan kepada Panglima Koarmada III berserta jajarannya, agar perekrutan TNI AL di Papua ini jangan hanya sekali, namun kalau bisa selalu adakan perekrutan di Papua.

“Saya punya mimpi mungkin 20 tahun mendatang, yang akan menjadi Panglima, Komandan Pasmar maupun lainnya  adalah orang Papua,”harap Wali Kota Sorong.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed