oleh

178 Ribu Pelanggan Masih Gunakan Jaringan 3G

-Ekonomi-66 views

51 Ribu Pelanggan Belum Migrasi ke Kartu USIM 4G

SORONG – Sebanyak 51 ribu pelanggan atau 5% dari jumlah pelanggan Telkomsel di wilayah Branch Sorong yang belum beralih menggunakan kartu USIM 4G. Selain itu, sebanyak 178 ribu pelanggan yang telah menggunakan kartu USIM 4G dan handphone berteknologi 4G, tetapi masih menggunakan jaringan 3G untuk menikmati layanan data. Hal tersebut dikatakan Manager Mass Market Segment Sales Operation Maluku and Papua, Nur Syaiful Annas ketika jumpa pers, Selasa (23/3).
Manager Telkomsel Branch Sorong Ahmad Mannyaurang mengatakan, saat ini kebutuhan terhadap akses internet terutama di masa normal baru ini sangat diperlukan untuk menunjang berbagai aktivitas.
“Mulai dari browsing berita, download, upload, kegiatan belajar online, bermain game online hingga berselancar di sosial media, semuanya akan terasa lebih nyaman apabila pelanggan sudah menggunakan jaringan 4G LTE Telkomsel,” kata Ahmad.
Lanjutnya, Telkomsel Branch Sorong terus mengajak pelanggan khususnya di wilayah Papua Barat yang masih menggunakan kartu SIM 2G ataupun 3G untuk melakukan migrasi ke kartu USIM 4G.
Hal ini dilakukan agar pelanggan dapat menikmati layanan Telkomsel secara maksimal.
“Untuk pelanggan yang baru saja sukses melakukan migrasi ke 4G akan mendapatkan kuota 4G hingga 30 GB Dan kami menghimbau, agar pelanggan yang sudah menggunakan kartu USIM 4G dan handphone berteknologi 4G, agar dapat menggunakan jaringan 4G.
Tidak perlu termakan mitos jaringan 4G membuat baterai handphone menjadi lebih boros dan cepat panas,” ujarnya. Ahmad juga menambahkan bahwa Telkomsel memberikan apresiasi kepada pelanggan yang melakukan migrasi atau pergantian kartu SIM dari kartu SIM non 4G ke kartu USIM 4G berupa tambahan kuota khusus di jaringan 4G sebesar 30GB bagi kartu dengan masa aktif lebih dari 6 bulan dan pemakaian lebih dari Rp 100.000. Sedangkan bagi kartu SIM dengan masa aktif lebih dari 3 bulan dan pemakaian lebih dari Rp 100.000 akan mendapatkan kuota khusus di jaringan 4G sebesar 15GB.
Pelanggan akan dikenakan biaya sebesar Rp 10 yang dipotong dari pulsa pada saat proses migrasi kartu berhasil untuk mendapatkan tambahan kuota tersebut.
Telkomsel Branch Sorong menyiagakan 2 GraPARI, 3 GraPARI Mitra, 16 Mobile GraPARI, dan lebih dari 3.100 outlet Telkomsel yang akan membantu pelanggan untuk memigrasikan kartunya.
“Kami juga memiliki tim direct sales yang bertugas untuk menjemput bola, mendatangi pelanggan yang ingin migrasi ke kartu USIM 4G. Bagi pelanggan di wilayah Kota Sorong yang ingin dibantu, dapat menghubungi saudara Awan di nomor telepon 08111550907,” ujarnya.
Sementara itu, Manager Network Service Telkomsel Sorong Awang Puji Wiharto menambahkan bahwa Jaringan Telkomsel di Branch Sorong siap mendukung kebutuhan pelanggan.
“Selama tahun 2021 ini, kami telah meng-on air-kan sebanyak 61 BTS berteknologi 4G LTE yang tersebar di wilayah Branch Sorong. Kami juga melakukan penambahan kapasitas jaringan dan kecepatan jaringan guna meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam beraktivitas digital,” katanya.
Lanjutnya, bahwa dalam waktu dekat ini beberapa distrik di Kabupaten Maybrat akan mendapatkan akses jaringan 4G. Dia berharap, pelaksanaannya sesuai dengan waktu yang telah dijadwalkan.
“Kami juga berharap dapat meningkatkan produktifitas dan memaksimalkan aktivitas keseharian melalui pemanfaatan jaringan broadband terdepan dan terluas dari Telkomsel terutama di wilayah Branch Sorong,” pungkasnya.(zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed