oleh

17 Januari Tanggal ‘Keramat’ di Maybrat

SORONG – 17 Januari merupakan Tanggal Keramat yang sangat bersejarah bagi ­peradaban orang Maybrat. Tanggal tersebut diperingati sebagai hari dimana pendaratan Injil pertama kali  masuk di bumi A3 Maybrat. Karenanya, pemerintah dan masyarakat setiap tahun mera­yakannya dalam bentuk ibadah syukur di Dusun Ikowok Distrik Aitinyo ­Tengah Kabupaten Maybrat.

Di tahun ini, karena 17 Januari jatuh di  hari Minggu, pelaksanaan ibadah syukur diundurkan ke hari Senin 18 Januari. ” Setelah berkoordinasi dengan Bupati, akhirnya disepakati pelaksanaanya tanggal 18 Januari, sekaligus pemerintah menggeluarkan pengumuman untuk libur resmi di hari Senin 18 Januari,” ucap Ketua Panitia Pelaksana, Nehemia Isir,SE,MM kepada Radar Sorong, ­kemarin.

Politisi PDIP Kabupaten Maybrat itu mengatakan, tidak hanya serimonial ibadah HUT yang ke-84 tahun, tetapi menyambut HUT Pendaratan Injil di Dusun Ikowok Maybrat, panitia melakukan kerja bhakti membangun permanen makam Almarhum Pdt. Solissa dan istrinya di Kampung Yaksoro Distrik Ayamaru Tengah.

Mendapat dukungan penuh pemerintah dan delapan dedominasi gereja, Ketua Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Maybrat ini mengatakan bahwa di hari H perayaan Ibadah Syukur nanti, panitia secara khusus akan mengundang anak cucu dari Pendeta Solissa dan anak cucu dari Johan Krewi, sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas jasa dan pengabdian mendiang Almarhum Solisa dan Krewi.

Untuk diketahui, pendaratan Injil di Kabupaten Maybrat melalui dua pintu. Pintu pertama yakni para penginjil, Pdt Solissa dan rekan-rekan, membawa misi pekabaran Injil dari wilayah Pante dan tiba di Dusun Ikowok pada tanggal 17 Januari. Dari situlah terang Injil terus disuarakan ke kampung-kampung.  Pintu kedua, misi pekabaran Injil masuk melalui Bolmalit, Wehali sampai di Ayamaru, lalu menyebar ke seluruh wilayah Maybrat. (ris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed