oleh

13 SSK Brimob Siaga di Papua Barat

-Berita Utama-1.385 views

MANOKWARI – Situasi dan kondisi di wilayah Provinsi Papua Barat semakin membaik. Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Drs Herry Nahak kepada wartawan mengatakan, normalnya kembali kondisi kamtibmas terlihat dari aktivitas masyarakat yang menggeliat pasca kerusuhan 19 Agustus. 

“Pasca kejadian 19 Agustus di Manokwari dan diikuti kejadian di Sorong dan Fakfak, hari ini (Jumat, 23/8) situasi di wilayah Papua Barat kondusif. Saya mendapat laporan dari Kapolres Manokwari, semua aktivitas masyarakat hari ini sudah normal. Di Kota Sorong juga sudah kondusif, masyarakat membantu membuka blokade jalan. Di Kaimana semuanya juga berjalan aman dan damai,” ujarnya pada jumpa pers di Swiss-belhotel Manokwari, Jumat (23/8).

Di beberapa kabupaten lainnya lanjut Kapolda, relative aman, tidak ada kegiatan unjuk rasa. “Sehingga saya bisa katakan, secara umum situasi di wilayah hukum Polda  Papua Barat dalam  keadaan baik dan kondusif,” tandasnya. Walau sudah mulai kondusif, namun Polda Papua Barat dan jajaran TNI tetap siaga. Kapolda menuturkan, saat ini personel BKO Brimob dan TNI masih berada di Manokwari, Sorong dan Fakfak.

Personel BKO Brimob berasal dari beberapa Polda, di antaranya Maluku, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur dan Bali. Dukungan kekuatan tambahan Brimob di Manokwari sebanyak 5 SKK (satuan setingkat kompi), di Sorong 6 SSK Brimob BKO dan  di Fakfak 2 SKK. “Sehingga total  kekuatan tambahan personel yang berasal dari Brimob nusantara sebanyak 13 SSK. Itulah yang kita standby-kan untuk membantu menjaga stabilitas dan kondusivitas situasi keamanan di Papua Barat,” ujar perwira tinggi bintang satu ini.

Belum dipastikan kapan dilakukan pemulangan 13 SSK Brimob BKO ini. Kapolda mengatakan,  pemulangan dilakukan bila tak dibutuhkan lagi. “Kalau dinilai sudah cukup, dapat dipulangkan ke satuan asal,” ujar lulusan terbaik Akpol tahun 1990 ini. Kapolda berharap  situasi yang sudah normal tetap berjalan, kegiatan perekonomian dan aktivitas sekolah tak terganggu. “Kegiatan perekonomian dan aktivitas sekolah butuh kenyamanan. Situasi ini harus tetap berjalan normal,” tandasnya.

Pemerintah dan jajaran TNI-Polri tak henti-hentinya mengajak masyarakat  untuk menjaga keamanan dan ketertiban lewat kegiatan tatap muka. Dijadwalkan, Sabtu (24/8) hari, Forkopimda Papua Barat, gubernur, Pangdam dan Kapolda akan berangkat ke Fakfak dan Kaimana untuk bertemu tokoh-tokoh masyarakat serta pemerintah daerah. “Saya bersama pak gubernur dan Pangdam akan ke Fakfak dan Kaimana. Di Fakfak situasi sudah membaik, demikian pula di Kaimana. Kita ingin memastikan kedua daerah tersebut dalam kondisi aman,” tutur Kapolda.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed