oleh

128.141 Jiwa OAP Jadi Sasaran Prosppek di Papua Barat

BaKTI dan KOMPAK Gelar News Cafe Media

MANOKWARI-Pemerintah Provinsi Papua Barat berkolaborasi dengan Yayasan BaKTI (Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia) dam Kompak menjalankan Program Strategis Peningkatan Pembangunan Kampung (Prosppek) Otonomi Khusus. Prosspek dilaksanakan sejak tahun 2020 dengan mengalokasikan anggaran miliran rupiah per tahun ke kampung, kelurahan dan distrik.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Pada acara News Café Bersama Jurnalis Papua Barat, di Vega Hotel, Kota Sorong, Jumat (24/9), Kasubdit Perencanaan Otsus Bappeda Provinsi Papua Barat, Miracle Ginuny menjelaskan, Prosppek merupakan bantuan keuangan kepada distrik, kelurahan dan kampung dalam rangka peningkatan pembangunan. Alokasi bantuan, kampung Rp 250 juta/tahun, kelurahan Rp 150 juta/tahun dan distrik Rp 100 juta/tahun.

’Tujuan meningkatkan tata kelola pemerintahan  dan pembangunan di kampung, kelurahan dan distrik dalam bidang ekonomi, maupun pelayanan dasar khususnya bagi orang asli Papua,’’ jelas Miracle Ginuny.

Komponen utama Prosppek, peningkatan kapasitads kader dan perangkat kampung/kelurahan, penguatan distrik dalam melaksanakan pengawasan terhadap kampung, penguatan sistem administrasi dan informasi kampung/kelurahan (SAIK+). Prosspek dilaksanakan di 1.742 kampung dengan total anggaran Rp 391,95 miliar/tahun, 95 kelurahan dengan total Rp 14,25 miliar/tahun dan 218 distrik total alokasi anggaran Rp 21 miliar.

Kasubdit Perencanaan Otsus Bappeda menjelaskan, sasaran Prosppek adalah bagi orang asli Papua.  Semakin besar OAP maka semakin besar daerah  Prosppek yang diterima kabupaten/kota, Berdasarkan pendataan total OAP di Papua Barat 128.141 jiwa, dengan rincian laki-laki 66.188 jiwa dan perempuan 61.953 jiwa, dan total keluarga 33.330.

Ada empat narasumber dihadirkan pada kegiatan News Café Media yang diikuti 31 jurnalis dari Manokwari dan Kota Sorong ini, Direktur Eksekutif Yusran Laitupa,  Kasubdit Perencanaan Otsus Bappeda Provinsi Papua Barat, Miracle Ginuny, Team Leader Komunikasi Kompak BaKTI Caroline Tupamahu dan Yosep Suprayogi wartawan senior Tempo.

Direktur Eksekutif Yayasan BaKTI, Yusran Laitupa mengapresiasi langkah kerjasama dengan insan pers yang ada di Papua Barat. Diakuinya peranan vital insan pers sebagai salah satu penyedia jasa informasi publik sangat penting dalam mendorong percepatan pelaksanaan program strategis pemerintah di daerah.

“Kemitraan dengan jurnalis sangatlah penting karena apa yang kita lakukan di BaKTI sama dengan apa yang dikerjakan oleh teman-teman pers,” ujarnya.

Yusran menambahkan kemitraan strategis akan terus dilakukan dalam mendorong penyebaran informasi publik terkait pelaksanaan program Prospek di masyarakat. Kerjasama dan sinergitas antara lembaga dan insan pers akan tetap dijaga sehingga semakin banyak masyarakat dapat teredukasi melalui program yang dilaksanakan oleh BaKTI bersama KOMPAK.

“Kita berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh informasi terkait kerja pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan Prospek di Papua Barat,” pungkasnya

Sedangkan Yosep Suprayogi yang mengulas terkait Media Online, Independensi Jurnalis dan UU Pers. Dengan makin terbukan informasi publik adanya internet, maka pers dituntut dapat menyampaikan informasi atau berita yang menyejukkan.(lm

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed