oleh

1200 Siswa SUPM Wisuda Daring

-Metro-130 views

SORONG- Sebanyak 1200 siswa-siswi Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) se-Indonesia telah melangsungkan momen skaral, yakni wisuda pada Senin (15/6). Berbeda dari biasanya, pelaksanaan wisuda kali ini dilakukan di tengah kondisi pandemic Corona, sehingga prosesi wisuda harus dilakukan secara daring. Spesialnya, Kebanggan bagi para wisudawan kali ini, wisuda disaksikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Edhy Prabowo di Jakarta.

Kepala SUPM Sorong, Erni Kristina mengatakan, hari ini (red, kemarin) pihaknya telah melakukan prosesi wisuda kepada sebanyak 120 orang siswa-siswi dari empat jurusan. “Seluruh Indonesia ada 1200 siswa yang diwisuda, termasuk diantaranya siswa SUPM sebanyak 120 orang. 120 orang peserta didik tersebar di seluruh Papua dan Papua Barat, mulai dari Sorong hingga Merauke,”terangnya kepada Radar Sorong saat ditemui usai kegiatan.

Erni mengatakan, ini kali pertama SUPM Sorong melaksanakan wisuda secara daring. Kendati demikian, dirinya tetap bersyukur pelaksanaan wisuda daring tidak mengurangi hikmat dari kegiatan tersebut. “Dengan situasi yang ada sekalipun tidak bisa seperti biasa, namun momen wisuda kali ini kita SUPM tetap bisa dilaksanakan,” kata dia.

Erni berharap, kelak siswa-siswinya bisa sangat membawa pengaruh positif ketika terjun di dunia kerja. Karena selain proses pembelajaran di kelas, siswa-siswi juga sudah mengikuti sertifikasi yang berlaku secara internasional. Sehingga dimanapun berada, hal itu bisa jadi bekal bagi siswa-siswinya dalam dunia kerja.

Berkaitan dengan terlaksananya wisuda daring ini, erni berharap agar prosesi wisuda daring ini jadi momen sakral yang akan terus membekas di kehidupan peserta didik kami, wisudawan SUPM Sorong. Para lulusan diharapkan tetap terus menjadi anak-anak yang hebat, menjadi SDM hebat yang siap mendukung pembangunan di Indonesia.

Wakil Kepala SUPM Sorong, Ibnu Khotob pun turut mengucap syukur dan berharap anak didiknya nanti akan memberikan kontribusi bagi pembangunan di Tanah papua. “Alhamdulillah berjalan lancar, namun mohon maaf untuk angkatan ke-39 ini, tidak mengurangi hikmah dan makna antara wisuda langsung maupun daring. Harapan kami nantinya anak-anak ini dapat bekerja di bidang perikanan, terutama membangun perikanan di tanah Papua,” kata dia. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed