oleh

102 Kasus Baru, Covid di Kabsor Melejit

AIMAS – Penyebaran Covid di Kabupaten Sorong kian mengkhawatirkan. Dari hasil tracing Satgas Covid-19 Kabupaten Sorong pertanggal 7 Juli 2021, berhasil terdeteksi 101 kasus baru yang berasal dari Distrik Mariat, Aimas, Mayamuk, Salawati dan beberapa orang dari luar wilayah Kabupaten Sorong. Sementara pada tanggal 8 Juli, terdapat tambahan 1 kasus baru dari Aimas. Pasien positif Covid di Kabupaten Sorong melejit tinggi, saat ini total pasien positif sebanyak 163 orang.

Selain adanya tambahan kasus baru, kabar baiknya dalam dua hari ini ada 10 pasien dinyatakan sembuh, namun 1 pasien dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD John Piet Wanane Kabupaten Sorong.  Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sorong, Agustinus H. Wabia mengatakan, dengan melonjaknya kasus secara signifikan, kapasitas gedung karantina terpusat sudah tidak mampu lagi menampung pasien. 

PMB OPBJJ-UT Sorong

Untuk itu, Unimuda Sorong telah sepakat untuk meminjamkan gedungnya guna dijadikan tempat karantina terpusat bagi pasien covid di Kabupaten Sorong. “Gedung yang akan digunakan lokasinya agak jauh dari permukiman warga sehingga cukup aman jika nantinya dijadikan tempat karantina terpusat. Ada dua gedung yang akan digunakan dengan total kapasitas bisa menampung 100 pasien,” jelas Agus.

Bupati Sorong, Dr. Johny Kamuru,SH,MSi mengatakan, jika situasi semakin memburuk dan pasien kian bertambah maka pemerintah akan mempersiapkan Hotel ACC untuk dijadikan pusat karantina. “Sudah tidak ada pilihan lain, kalau sampai gedung Unimuda tetap tidak bisa menampung lonjakan pasien maka kita buka Hotel ACC. Tidak ada cara lain, ini satu-satunya langkah yang bisa kita lakukan untuk menghadapi situasi yang ada,” kata Bupati Sorong.

Sehari, 3 Pasien Covid di Papua Barat Meninggal Dunia

Sementara itu, lonjakan kasus positif Covid-19 di Provinsi Papua Barat belum terhenti.  Pada, Kamis (8/7) bertambah 317 kasus positif baru. Manokwari kembali mencatat kasus tertinggi 125 orang, diikuti Teluk Bintuni 64, Kota Sorong 39, Fakfak 31, Teluk Wondama 27, Raja Ampat 21, Sorong Selatan 5, Kaimana 3 kasus, Tambrauw dan Manokwari Selatan masing-masing 1 kasus baru. Dengan tambahan 317 kasus baru, maka kumulatif kasus Covid-19 di Papua Barat sebanyak 12.874 orang (22,9%). Jumlah yang diperiksa 55.335, di antaranya 42.461 negatif (77,1%).

Yang patut menjadi perhatian serius masyarakat, Kamis (8/7) terdapat tambahan 3 orang meninggal dunia terpapar Covid-19. Tiga warga meningggal   tersebut berasal dari Fakfak 2 orang dan Manokwari 1 orang. Dengan tambahan 2 orang, maka secara kumulatif angka kematian akibat Covid-19 di Provinsi Papua Barat 226 orang, 195 di antaranya terkonfirmasi positif, 30 probable/suspel dan 1 orang kontak erat. Persentase kematian dari kasus terkonformasi Covid-19 sebesar 1,5% (195 orang dari 12.874 orang yang terpapar).

Data yang disampaikan Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Provinsi Papua Barat, dr Arnold Tiniap, untuk kesembuhan bertambah 88 orang berasal dari Kota Sorong 56, Fakfak 18, Manokwari 8, Teluk Wondama 5 dan Manokwari Selatan 1. Total orang sembuh 9.767 (75,9%). Kasus aktif Covid-19 juga mengalami peningkatan. Hingga Kamis kemarin, kasus aktif nyaris mencapai angka 3 ribu-an atau 2.912 orang. Terbanyak di Manokwari 1.404, Teluk Bintuni 465, Fakfak 304, Teluk Wondama 256, Kota Sorong 157, Raja Ampat 139, Kaimana 104, Manokwari Selatan 34, Sorong Selatan 31, Kabupaten Sorong 13, Tambrauw 5 serta Maybrat dan Pegunungan Arfak tak ada kasus aktif.

Soal situasi kasus Covid-19 di Maybrat dan Pegaf, Jubir Satgas mengatakan, swab tes PCR dari Pegaf diperiksa di Manokwari sehingga datanya masuk di Manokwari.  Sedangkan swab test PCR dari Maybrat diperiksa di Kota Sorong sehingga hasilnya terdata di Kota Sorong. “Beberapa data positif dari kedua kabupaten (Pegaf dan Maybrat) itu terlapor di Manokwari dan Sorong karena mereka diperiksa di situ,’’ ucap Arnold Tiniap.

Jubir mengatakan,  lonjakan kasus positif yang terus terjadi membuat rumah sakit di Manokwari kewalahan. Orang terpapar Covid-19 dengan gejala ringan dianjurkan isolasi mandiri, gejala ringan hingga berat dirawat di RSUD Kabupaten Manokwari dan RSUD Provinsi Papua Barat. (ayu/lm) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed