oleh

10 Orang jadi Tersangka Demo Ricuh di Mimika

JAYAPURA- Penyidik Satuan Reskrim Polres Mimika menetapkan 10 pengunjuk rasa sebagai tersangka atas kasus pengrusakan kendaraan dan bangunan dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Mimika, Rabu kemarin. 

  Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto saat dihubungi wartawan koran ini dari Jayapura, Kamis (22/8) mengatakan, pihaknya telah mentapkan 10 orang  tersangka, dalam kericuhan yang terjadi saat aksi demonstrasi di Kabupaten Mimika, Rabu (21/8). Penetapan tersebut berdasarkan keterangan saksi serta bukti rekaman kamera pengawas di lokasi pengrusakan.

  10 tersangka  tersebut telah ditahan dengan dikenai Pasal 170 KUHP tentang kekerasan terhadap barang maupun orang secara bersama-sama. Bahkan satu orang tersangka diantaranya dijerat pasal berlapis atas kepemilikan senjata tajam.“Ada satu tersangka kami jerat Pasal 170 KHUP Junto Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam,” terang Agung. 

  Polres Mimika saat ini telah memulangkan 35 pengunjuk rasa yang sempat diamankan pada Rabu (21/8). Dari 35 pengunjuk rasa ini, 15 orang diantaranya diamankan karena membawa atribut KNPB dan bintang kejora. “Mereka kami pulangkan, namun barang bukti atribut dan bintang kejora kami sita,” katanya. 

  Dia mengklaim situasi di Kota Timika sudah pulih dan kondusif. Masyarakat Timika telah beraktivitas seperti biasa. “Semua jalan seperti biasa, mulai dari aktivitas sekolah, perbankan hingga di pusat perbelanjaan,” tuturnya. 

  Sebelumnya, 45 pengunjuk rasa aksi protes rasisme mahasiswa di Kabupaten Mimika diciduk aparat kepolisian setempat, Rabu (21/8). Mereka diamankan atas dugan pengrusakan serta membawa atribut KNPB dan Bintang Kejora.

  Mereka diamankan di dua lokasi berbeda. 15 orang diamankan usai mengancam pemilik bengkel karena menolak menjual ban bekas, sedangkan 30 orang lainnya diamankan pasca aksi pengruskan Hotel Grand Mozza dan sejumlah kendaraan di sekitar Kantor DPRD Mimika. Tiga anggota Polri terluka akibat aksi anarkis  tersebut . (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed