oleh

Ratusan Pengungsi Kembali ke Wamena

JAYAPURA – Sebanyak 102 pengungsi di Jayapura akan kembali ke Kota Wamena Kabupaten Jayawijaya untuk melanjutkan kehidupannya yang telah dirintis selama bertahun-tahun di tanah rantau.  “Tadi kami bertemu dengan 102 masyarakat yang hari ini akan kembali ke Wamena dari Jayapura. Mereka yakin kehidupan mereka ada di Wamena,”  kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto kepada wartawan usai menemui pengungsi di Lanud Silas Papare Jayapura, Rabu (9/10).

Dikatakan, ratusan pengungsi ini meyakini aparat keamanan akan menjaga dan menjamin keamanan warga di Wamena. “Mereka yakini aparat keamanan akan menjaga dan menjamin keamanan warga. Itu yang saya dengar dari para pengungsi,” tuturnya. Wiranto mengaku telah bertemu dengan para pengungsi, tokoh masyarakat, pemuka adat, dan tokoh gereja di Wamena maupun Jayapura. Dari pertemuan itu, Wiranto menyimpulkan banyak masyarakat yang ingin tetap tinggal untuk melanjutkan kegiatan dan kehidupan yang telah dirintis bertahun-tahun di Wamena.

Wiranto berencana menemui tokoh masyarakat di Timika untuk menyakinkan kondisi seluruh wilayah stabil, walaupun pasti ada ancaman-ancaman yang telah diantisipasi oleh Panglima TNI dan Kapolri. “Ada langkah-langkah untuk menjaga suasana kondusif di Papua,” pungkasnya.

Sementara itu, sebanyak 98 perantau asal Jawa Barat di Wamena, akan dipulangkan ke kampung halaman, Rabu (9/10) pagi. Dari seluruh pengungsi ini, 17 orang merupakan wanita dan 6 anak-anak. Berdasarkan data Tim Dinas Sosial Jawa Barat, 98 perantau ini terdiri dari 18 orang dari Kabupaten Garut, 2 dari Majalengka, 7 orang dari Sukabumi, 4 orang dari Kota Bandung, 4 orang dari Kabupaten Bandung, 2 orang dari Kuningan, 5 orang dari Tasikmalaya, 8 orang dari Sumedang, 8 orang dari Subang, 3 orang dari Purwakarta, 4 orang dari Kota Bogor, serta 3 orang dari Indramayu.

Ketua Posko Pengungsi Jawa Barat, M. Iriyanto Pawika mengatakan, pemulangan 98 warga Jawa Barat ini dibiayai oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daarut Tauhiid (DT) Peduli. Pemulangan warga Jawa Barat di Wamena ini lanjut Iriyanto, juga atas bantuan Dinas Sosial Jawa Barat dan Jabar Quick Respons (JQR).  “Pemulangan 98 warga Jabar ini rencananya dilakukan dalam satu kloter pada Rabu (9/10) dengan bantuan biaya dari BAZNAS dan DT Peduli serta Dinsos dan Jabar Quick Respons (JQR),” jelasnya. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed