oleh

Bupati Warning Kepala Dinas PU

 TEMINABUAN- Bupati Sorong Selatan (Sorsel) Samsudin Anggiluli, SE warning mengingatkan dengan keras Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sorsel Alfius Way, SE dan jajarannya terkait kondisi sejumlah titik di ruas jalan dalam jantung kota hingga Sesna yang memprihatinkan karena rusak berat yakni berlubang akibat digenagi air. Bahkan air melintasi badan jalan. Apalagi saat hujan deras sejumlah titik ruas jalan tergenang air cukup tinggi, sampai-sampai lubang di ruas jalan tersebut tidak kelihatan. Padahal diketahui bersama bahwa musuh aspal adalah air. Kalau air tergenang di aspal, maka dalam waktu singkat aspal di ruas jalan tersebut akan terkupas dan jalan rusak. Sejumlah ruas jalan yang rusak tidak langsung segera ditangani oleh instansi teknis yakni Dinas Pekerjaan Umum (PU). Peringatan keras tersebut disampaikan Bupati Samsudin Anggiluli saat apel pagi Senin (30/9) lalu di halaman kantor Bupati Sorsel. Bupati Samsudin Anggiluli makin kecewa karena saat apel pagi tersebut Kepala Dinas PU dan pejabat eselon III serta eselon IV tidak mengikuti apel pagi. 

 Bupati Samsudin Anggiluli menegaskan, anggaran yang dianggarkan pada Dinas PU untuk pemeliharaan ruas jalan utama harus digunakan sesuai peruntukannya. Dengan demikian tidak ada lagi ruas jalan utama yang rusak. Pihaknya memberikan waktu hingga bulan November mendatang sejumlah titik ruas jalan yang rusak sudah diatasi. Pihaknya menyaksikan sendiri kondisi sejumlah ruas jalan tergenang air cukup tinggi saat hendak ke kantor BPKAD baru-baru ini untuk membahas APBD Perubahan 2019. Untuk itulah pihaknya meminta ini menjadi perhatian serius Kepala Dinas PU dan stafnya. 

 Perlu diketahui jalan utama pertigaan Kampung Wernas rusak berat, namun hingga saat ini belum ada perhatian dari Dinas PU. Warga setempat pun bertanya-tanya. Warga Dwikora, Kelurahan Kaibus juga resah terhadap ruas jalan utama yang berada di depan SMP Negeri 2 Teminabuan yang rusak berat. Meski ruas jalan tersebut, berulang kali dilakukan pengerasan oleh Dinas PU, namun sekira 2 bulan kemudian jalan tersebut kembali rusak karena tergenang air saat hujan. Akibat tidak ada saluran drainase atau saluran pembuangan air. Kondisi ruas jalan ini di depan SMP Negeri 2 Teminabuan menimbulkan kecelakaan serius yang dialami salah satu karyawan Bank Papua Cabang Teminabuan, sehingga tidak bisa bekerja selama 3 bulan dan diberhentikan Pimpinannya karena tidak masuk kantor. (jus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed