oleh

Ratusan Murid TK ‘Manasik Haji’

-Metro-305 views

SORONG-Prosesi manasik haji bukan hanya dilakukan oleh orang dewasa yang ingin pergi berhaji, melainkan saat ini mulai diikuti oleh murid-murid TK yang merupakan bagian dari pembelajaran kurikulum pada kompetensi dasar, kompetensi 1 yakni mengenalkan agama terutama agama Islam.  

Kegiatan ini diikuti oleh 632 orang diantaranya 549 murid TK Islam dan TK Umum yang beragama Islam dengan menggunakan pakaian serba putih layaknya orang dewasa yang ingin melaksanakan ibadah haji yang didampingi oleh 83 guru yang berpusat di Masjid Baitussalaam yang terletak di jalan Sungai Kamundan, Km 10.

Ketua Majelis Ta’lim Guru TK, Lastri menjelaskan, kegiatan manasik haji yang diikuti ratusan murid ini terbagi menjadi 7 kloter dan masing-masing kloter berjumlah 70 hingga 90 murid. Kegiatan manasik haji ini dilakukan bertujuan untuk menjalin tali silaturahim antar murid TK Islam dan murid TK umum yang beragama Islam.

“Kami juga ingin mengenalkan prosesi salah satu rukun Islam yang ke 5 yakni ibadah haji sejak dini. Sehingga suatu saat mereka memiliki obsesi untuk melaksanakan ibadah haji,” jelasnya kepada Radar Sorong, Sabtu (13/9).

Untuk proses ‘manasik haji’ yang dilakukan para murid TK ini, sambungnya, yakni diawali dengan niat untuk berhaji kemudian bertalbiah menuju Padang Arafah sambil beristirahat dan mendengarkan khutbah dari salah satu gurunya selanjutnya murid-murid menuju ke Musdalifah untuk beristirahat selama 1 malam, kemudian keesokan harinya murid-murid menuju Mina untuk melontarkan jumrah.

“Setelah itu anak-anak melakasanakan tawaf atau keliling Ka’bah sebanyak 7 kali serta dilanjutkan dengan sholat sunnah 2 rakaat di makam Nabi Ibrahim AS,” ujarnyanya.

Setelah melaksanakan salat di makam nabi Ibrahim AS, murid-murid keluar dari area Masjidil Haram menuju tempat air Zamzam, beristirahat dan meminum air Zamzam dan kemudian menuju ke bukit Shofa untuk berdoa dan melakukan Sa’i (berlari-lari kecil) sebanyak 7 kali namun saat ini murid-murid hanya melaksanakan 3 Sa’i.

“Yakni berlari pelan-pelan pada Shofa- Marwa, dari Shofa kembali ke Marwa dan prosesi manasik haji diakhiri dengan tahalul (potong rambut),”pungkasnya.(juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed