oleh

Ada Koreksi Kebijakan APBD Perubahan Kaimana

-Sorong Raya-346 views

KAIMANA – Setelah ditetapkan pada 28 Agustus 2019 lalu, melalui rapat Paripurna DPRD Kaimana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Kaimana. Selanjutnya tim anggaran melakukan konsultasi, ke bagian keuangan Pemda Provinsi Papua Barat, dan belum lama ini APBD-P Kaimana sudah selesai dikonsultasikan. 

Dalam konsultasi tersebut, tak banyak yang dikoreksi oleh pihak keuangan Provinsi Papua Barat. Akan tetapi ada beberapa item yang dikoreksi terkait dengan kebijakan, namun setelah dilakukan koordinasi dengan pihak pemerintah daerah kaimana item yang dikoresksi bisa diterima oleh pihak provinsi.  

“Hari Senin tanggal 2 September minggu lalu, kami sudah konsultasi dengan bagian keuangan Provinsi Papua Barat dan dinyatakan selesai. Memang dalam konsultasi tersebut, ada beberapa catatan yang dikoreksi yang menyangkut dengan kebijakan. Misalnya saja, mengapa ada proyek fisik yang dikerjakan,”Jelas Ketua DPRD Kaimana, Frans Amerbay, SE kepada awak media di Kaimana, Senin (9/9). 

Dikatakan, salah satu item yang dikoreksi yakni pekerjaan proyek fisik yang dilaksanakan di Distrik Teluk Etna. Proyek tersebut, yakni pembangunan sarana asrama putra dan putri untuk siswa siswi SMP Negeri Teluk Etna. Menurutnya, setelah melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah asrama tersebut patut dibangun, karena mengingat kondisi asrama  tersebut saat ini sudah tidak layak untuk digunakan. 

“Asrama yang saat ini ada di distrik tersebut sudah tidak layak huni karena rusak berat. Kalau rehap sudah tidak mungkin dan biayanya cukup besar, sehingga dialokasikan untuk bangun baru dengan total anggaran sebesar 3 Miliar. Akibat rusaknya asrama tersebut, anak-anak yang selama ini menghuni asrama terpaksa harus tinggal di ruang kelas sambil menempuh pendidikan,”terangnya. 

Frans juga menyebutkan, jika dilihat dari segi waktu memang sudah sangat sempit untuk dilakukan pembangunan asrama tersebut. Akan tetapi faktanya asrama yang ada sudah tidak layak huni. Kalau menunggu untuk dimasukan dalam APBD 2020, akan semakin lama bagi mereka yang notabennya anak – anak dari kampung – kampung diwilayah distrik teluk etna untuk tinggal di dalam kelas. 

“Mereka adalah anak-anak kami dari kampung-kampung yang dari sisi ekonomi memang tidak mampu. Kami berharap kalau anggarannya masuk di APBD Perubahan maka diawal tahun 2020, mereka sudah bisa menempati asrama yang baru dibangun itu,”katanya.

Diakhir keterangannya, lelaki asal Teluk Etna ini juga berharap, setelah dikonsultasikan APBD-P tersebut dapat segera disahkan dan kemudian Pemda Kaimana dapat menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Misalnya keputusan bupati tentang DPA, dan segera diserahkan ke OPD masing-masing untuk direalisasikan mengingat waktu yang semakin mepet. (fat/***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed