oleh

Pemuda Asli Papua Indahkan Kota Sorong

-Metro-94 views

SORONG-Peran pemuda dalam pembangunan di Kota Sorong, patut diperhitungkan keberadaannya. Salah satunya, kegiatan padat karya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Sorong dengan melibatkan anak-anak muda terutama Orang Asli Papua sehingga merekapun merasa dilibatkan.

Kegiatan padat karya yang dikerjakan  anak-anak muda Kota Sorong yakni pengecatan taman dan median jalan depan gereja Syaloom Kota Sorong menjadi bukti bahwa Pemkot Sorong memiliki kepedulian terhadap mereka.

Koordinator lapangan kegiatan, Mario mengatakan, kegiatan yang diberikan Pemkot Sorong ini sangat positif guna membina anak-anak muda untuk terlibat lebih aktif dalam kegiatan padat karya dan menjauhkan mereka dari kegiatan yang mengarah ke arah negatif yang akan merusak kehidupan mereka.

“Sebenarnya perhatian pemerintah selama ini memang sudah cukup bagus hanya belum menyentuh saja, sehingga lebih baik libatkan RT/RW dan lurah karena mereka yang memiliki wilayah kemudian perlunya pemanfaataan karang taruna,”tuturnya.

Diakui Mario bahwa ada 3 kelompok yang disuruh melakukan pekerjaan padat karya di sekitar wilayah gereja Syaloom yang berjumlah 68 orang. Dirinya berharap agar kegiatan positif ini tidak bersifat temporer tetapi bersifat permanen sehingga ada penghasilan terhadap anak-anak muda.

“Disini yang dilibatkan hanya anak-anak muda yang tinggal disekitar wilayah ini, sehingga mereka pun akan menjaga apa yang menjadi karya mereka dan mereka pun akan menegur orang-orang yang berusaha merusak atau mengotori hasil karya mereka,”tandasnya.

 Sementara itu, tampak Wali Kota Sorong, Drs. Ec Lambert Jitmau, MM melakukan pemantauan pekerjaan padat karya yang sudah ia tugaskan kepada anak-anak muda Kota Sorong. kegiatan ini merupakan swakelola yang dikerjakan oleh dinas terkait dengan memanfaatakan pemuda-pemuda asli di Kota Sorong yang saat ini belum memiliki pekerjaan.

“Memperkerjakan para pemuda-pemuda ini karena melihat punya potensi yang sangat luar biasa dalam bidang seni,  sehingga perlu menggunakan tenaga mereka agar mengindahkan kota ini. Saya yakin ini anak-anak kompleks yang cat, jadi pasti akan kembali menjaga keindahannya yang merupakan hasil karyanya mereka,”pungkasnya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed